Teman,
pernahkah kau memiliki seorang sahabat? Seseorang yang meski berbeda fisik dan
pakaian, namun dapat benar-benar memahami kebutuhan hati dan perasaanmu?
Seseorang yang bahkan bisa lebih peduli daripada kekasihmu? Yang mau
menghabiskan banyak waktu pentingnya untukmu? Mengesampingkan segala
permasalahannya untuk bisa mendengarkan curhatmu? Yang selalu berusaha
memberikan nasihat-nasihat terbaiknya untukmu? Yang terkadang meski tak kau hiraukan,
namun ia selalu bersabar untuk kembali mengulangi nasihatnya lagi?
Jika iya,
mungkin saja ia adalah orang yang benar-benar telah memberikan kasih sayangnya
kepadamu. Seseorang yang selalu menari takjim sendirian, di antara kabut pagi
di sebuah padang rumput yang megah dan indah. Dan meski tidak tersampaikan,
tidak terucapkan, demi menjaga kehormatan perasaan, ia selalu tahu itu sungguh
tetap sebuah tarian cinta.
Picture Credit: butterscotchfart |
Urusan perasaan
ini sebenarnya sangat sederhana sekali. Ia mencintaimu, dan titik. Ia tidak
pernah merasa benar-benar tersakiti ketika melihatmu bersama dengan orang lain.
Karena baginya, bahagiamu adalah bahagianya. Pun ia juga tidak ingin terpancing
untuk terburu-buru mengungkapkannya, karena ia tidak ingin merusak jalan
ceritanya. Jalan cerita cintamu dengannya.
Ia yakin betul,
justeru dengan ngotot ingin bilang, ingin pacaran, ingin aneh-aneh, perasaan
itu akan ber-metamorfosis menjadi egoisme dan sebatas keinginan yang tidak
terkendali saja.
Bersabar dan
diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan cerita
terbaiknya.
Yang ia
inginkan adalah,
agar satu hari nanti ia bisa menari bersamamu, dalam ikatan yang direstui oleh agama, dicatat oleh negara.
agar satu hari nanti ia bisa menari bersamamu, dalam ikatan yang direstui oleh agama, dicatat oleh negara.
Teman, bukankah
indah cinta yang demikian?
Kau sudah
mengetahui kebenarannya. Kini keputusan ada di tanganmu.
=Cholis Vindra R.=
=Cholis Vindra R.=
0 komentar:
Posting Komentar